Apa yang mau kamu cari?

Kamu bisa mulai dari nama produk investasi atau topik tertentu.

BeritaArrow iconBerita Ekonomi TerkiniArrow iconArtikel

Menperin : MEA Adalah Peluang dan Tantangan Industri

Bareksa23 Juni 2014
Tags:
Menperin : MEA Adalah Peluang dan Tantangan Industri
Menteri Perindustrian, Mohamad S. Hidayat. (ANTARA News)

Jumlah industri komponen di Indonesia telah mencapai sekitar 1.550 perusahaan

Bareksa.com - Menteri Perindustrian (Menperin), Mohamad S. Hidayat, mengatakan bahwa ASEAN Economic Community atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) merupakan sebuah peluang sekaligus tantangan bagi industri dalam negeri.

Menurut Menperin dalam Antara news, daya saing produk otomotif Indonesia hingga saat ini juga sudah semakin meningkat, yang tercermin dari ekspor produk kendaraan bermotor, khususnya kendaraan Completely Built Up (CBU), yang hingga saat ini dapat diekspor ke lebih dari 80 negara tujuan.

Selengkapnya...

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.117,58

Up0,46%
Up3,08%
Up1,88%
Up7,66%
Up8,06%
-

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.106,04

Up0,51%
Up3,61%
Up1,77%
Up7,55%
--

Capital Fixed Income Fund

autodebet

1.886,76

Up0,52%
Up3,29%
Up1,61%
Up7,35%
Up19,53%
Up47,63%

Syailendra Sharia Fixed Income Fund

1.080,62

Up0,60%
Up4,94%
Up2,75%
Up7,55%
--

Capital Regular Income Fund

Dividen

1.025,06

Up0,54%
-
Up1,69%
---

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua
info
Bareksa Community
close
Community illustration

Gabung komunitas investor eksklusif.
Ikuti kelas pembelajaran tentang investasi secara online gratis via Aplikasi Telegram

checkAkses gratis
checkKonten edukasi tiap minggu
checkDiskusi dengan investor lain
checkUpdate promo & event terbaru
Bagikan Artikel
Menperin : MEA Adalah Peluang dan Tantangan Industri

Menperin : MEA Adalah Peluang dan Tantangan Industri

Jumlah industri komponen di Indonesia telah mencapai sekitar 1.550 perusahaan

Bareksa