Sinergi Multi Lestarindo (SMLE) Tetapkan Harga IPO Rp175 per Saham

Hanum Kusuma Dewi • 03 Jan 2024

an image
Ilustrasi Initial Public Offering (IPO) saham baru di Bursa Efek Indonesia. (Shutterstock)

Masa penawaran umum pada 3-8 Januari 2024 dan pencatatan di bursa pada 10 Januari 2024

Bareksa.com - PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE), salah satu distributor bahan baku khusus atau specialty chemical, menetapkan harga penawaran perdana atau initial public offering (IPO) sebesar Rp175 per lembar. Sebelumnya, calon emiten ini menawarkan harga dalam kisaran Rp175-190 per lembar, dengan harga nominal Rp10 per lembar.

Menurut prospektus perseroan disebutkan, jumlah saham yang ditawarkan sebanyak 465,62 juta lembar saham sehingga jumlah dana yang bisa diraih mencapai Rp81,48 miliar.

Pada saat yang bersamaan, SMLE juga menerbitkan maksimal 232,81 Waran Seri I. Ini setara dengan 12,50% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh.

Nantinya, setiap pemegang dua saham baru SMLE berhak memperoleh satu Waran Seri I. Waran Seri I dengan harga pelaksanaan Rp200.

MNC Sekuritas dan Erdika Elit Sekuritas menjadi penjamin pelaksana emisi efek. Masa penawaran umum pada 3-8 Januari 2024 dan pencatatan di bursa pada 10 Januari 2024.

Adapun rencana penggunaan dana hasil penawaran umum sebesar Rp6 miliar untuk pembelian satu gudang khusus bahan baku, Rp3,4 miliar untuk pengembangan lab research & development, sisanya untuk modal kerja perseroan. 

Beli Saham, Klik di Sini

(IQPlus/00232232/hm)

***

Ingin berinvestasi aman di saham dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli saham klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi Bareksa di App Store​
- Download aplikasi Bareksa di Google Playstore
- Belajar investasi, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.