Apa yang mau kamu cari?
Kamu bisa mulai dari nama produk investasi atau topik tertentu.
Kamu bisa mulai dari nama produk investasi atau topik tertentu.
Jika defisit neraca bejalan kurang dari 3% PDB, ada kemungkinan BI Rate diturunkan
Jika defisit neraca bejalan kurang dari 3% PDB, ada kemungkinan BI Rate diturunkan
Bareksa.com - Bank Indonesia memutuskan untuk tidak mengubah BI rate. Sesuai dengan perkiraan konsensus, BI rate hingga kini masih bertahan di level 7,5 persen. Bank Indonesia sudah menahan BI rate di level ini selama 9 bulan sejak November 2013.
Bank Indonesia tidak memiliki alasan untuk mengubah BI rate karena kondisi global dan domestik yang masih melemah, ungkap Juniman, Chief Economist PT Bank Internasional Indonesia (BII) melalui telepon kepada Bareksa.com
Juniman menambahkan, kondisi global masih melemah yang ditunjukkan dengan melambatnya pertumbuhan negara-negara emerging market dan lambatnya recovery dari negara maju.
Nilai tukar rupiah juga masih melemah sepanjang bulan Juni, walaupun pada awal bulan Juli mulai menguat, kemungkinan penguatan bersifat sementara ungkap Juniman.
Jika BI rate diturunkan dampaknya adalah tingkat konsumsi dan cost of financing meningkat. Peningkatan konsumsi dapat mendorong impor non migas dan membuat defisit neraca perdagangan melebar.
"Memang, ekonomi bertumbuh lebih cepat, namun jika impor terus meningkat sedangkan ekspor tidak ada perbaikan, maka neraca makin defisit yang berpengaruh ke current account dan menyebabkan ekonomi tidak stabil," jelas Juniman.
Juniman memperkirakan BI rate akan stabil di level 7,5 persen hingga akhir tahun atau bahkan hingga kuartal ketiga 2015. Tetapi, jika nilai defisit neraca berjalan kurang dari 3 persen dari PDB (Produk Domestik Bruto), peluang penurunan BI Rate cenderung meningkat, tambah Juniman. (NP)
*oleh Nurul Fauziyah
Klik produk untuk lihat lebih detail.
Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.115,65 | - | |||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.103,67 | - | - | ||||
Capital Fixed Income Fund autodebet | 1.882,23 | ||||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund | 1.077,93 | - | - | ||||
Insight Renewable Energy Fund | 2.323,89 |
ST014T2
Syariahsukuk tabungan
Imbal Hasil/Th
6,5%
Periode Pembelian
Berakhir dalam 32 hari
Jangka Waktu
2 tahun
Terjual 54%
ST014T4
Syariahsukuk tabungan
Imbal Hasil/Th
6,6%
Periode Pembelian
Berakhir dalam 32 hari
Jangka Waktu
4 tahun
Terjual 34%
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.