Stock Pick : Sektor Energi Topang IHSG, Saham Pilihan Hari Ini BMRI, ICBP dan MIDI

Abdul Malik • 23 Jul 2024

an image
Ilustrasi aplikasi PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang diakses melalui ponsel. (Shutterstock)

Potensi kenaikan harga batu bara dunia didorong peluang meningkatnya permintaan dari China dan AS jadi katalis positif

Bareksa.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 0,38% atau bertambah 27,48 poin menjadi 7.321,98 pada Senin (22/7/2024). Menurut Tim Analis Bareksa, saham sektor energi yang naik 1,5% masih jadi penopang IHSG. Potensi kenaikan harga batu bara dunia didorong peluang meningkatnya permintaan dari China dan Amerika Serikat (AS) jadi katalis positif. Kabar mundurnya Joe Biden dari bursa pemilihan presiden AS tahun ini masih dicerna oleh pelaku pasar, terutama ihwal figur Kamala Harris yang dinilai jadi kandidat terkuat calon presiden dari Partai Demokrat.

Mempertimbangkan beberapa sentimen tersebut, Tim Analis Bareksa merekomendasikan agar investor mencermati beberapa saham sektor konsumer dan ritel yang memiliki teknikal menarik seperti ICBP dan MIDI. Kemudian saham big banks dengan valuasi murah juga diakumulasi oleh investor asing seperti BMRI, sehingga bisa jadi saham pilihan hari ini, Selasa (23/7): 

Stock Pick

BMRI

ICBP

MIDI

Last Price

Rp6.700

Rp10.900

Rp414

Recommendation

Buy on Breakout

Buy on Breakout

Trading Buy

Entry Range

Rp6.700

Rp10.900

Rp414

Rp6.525

Rp10.725

Rp406

Target Price (TP) 1

Rp6.850

Rp11.100

Rp424

Target Price (TP) 2

Rp7.000

Rp11.225

Rp430

Stop Loss

Rp6.400

Rp10.500

Rp398

Sumber : Tim Analis Bareksa, last price per 22/7/2024

Beli Saham di Sini

BMRI : last price Rp6.700

Harga saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik 2,68% atau bertambah 175 poin menjadi Rp6.700 pada Senin (22/7). Tim Analis Bareksa merekomendasikan buy on breakout saham BMRI di rentang harga Rp6.525 gingga Rp6.700, dengan target harga ambil untung di Rp6.850 dan Rp7.000, serta stop rugi di Rp6.400. 

Pergerakan saham BMRI

Sumber : investing.com

Menurut Tim Analis Bareksa, meskipun berada di area overbought (jenuh beli), namun saham BMRI masih menunjukkan potensi penguatan, serta baru menembus garis MA120 (jangka menengah). Bank pelat merah jumbo itu mengumumkan telah menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) senilai Rp19,33 triliun hingga akhir Juni 2024 atau 51,6% dari target kepada 122.000 debitur seluruh Indonesia. BMRI juga membukukan laba bersih secara bank only Rp19,62 triliun hingga Mei 2024, atau tumbuh 6,4% secara tahunan (YOY). Pertumbuhan itu didorong oleh peningkatan pendapatan operasional dan penurunan beban provisi.

Beli Saham di Sini

ICBP : last price Rp10.900

Harga saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) menguat 0,93% atau bertambah 100 poin menjadi Rp10.900 pada Senin (22/7). Tim Analis Bareksa merekomendasikan buy on breakout saham ICBP di kisaran Rp10.725 hingga Rp10.900, dengan target harga ambil untung di Rp11.100 dan Rp11.225, serta stop rugi di Rp10.500. 

Pergerakan saham ICBP

Sumber : investing.com

Tim Analis Bareksa menilai saham ICBP juga berhasil menembus garis MA120 dan MA200, serta indikator MACD masih menunjukkan penguatan. ICBP sebelumnya melaporkan laba bersih merosot 40,52% menjadi Rp2,35 triliun pada kuartal I 2024. Padahal pendapatan produsen Indomie itu naik 4,07% jadi Rp19,92 triliun. Namun emiten Grup Salim tersebut dinilai bakal diuntungkan dari penurunan harga bahan baku, diantaranya gandum dan minyak sawit mentah (CPO) yang masing-masing turun 19% dan 3% di triwulan I 2024. 

Beli Saham di Sini

MIDI : last price Rp414

Harga saham PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) menguat 0,98% atau bertambah 4 poin menjadi Rp414 pada Senin (22/7). Tim Analis Bareksa merekomendasikan trading buy saham MIDI di rentang harga Rp406 hingga Rp414, dengan target harga ambil untung di Rp424 dan Rp430, serta stop rugi di Rp398. 

Pergerakan saham MIDI

Sumber : investing.com

Menurut Tim Analis Bareksa, saham MIDI tampak ada akumulasi volume dalam beberapa minggu terakhir, dan dapat dimanfaatkan untuk trading buy. Anak usaha Alfamart yang bergerak di bidang ritel dengan gerai Alfamidi dan Alfamidi Super itu mencatatkan laba bersih Rp158,56 miliar di kuartal I 2024, atau melonjak 35% dan pendapatan Rp4,79 triliun, atau naik 18,6%.

Beli Saham di Sini

(Sigma Kinasih/Ariyanto Dipo Sucahyo/Christian Halim/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di saham dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli saham klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi Bareksa di App Store​
- Download aplikasi Bareksa di Google Playstore
- Belajar investasi, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.